Ambang Eksitatori
excitatory threshold
Ringkasan Singkat
Intensitas stimulus minimal yang diperlukan untuk memicu impuls saraf atau potensial aksi pada sel saraf.
Ambang eksitatori (excitatory threshold) adalah tingkat kritis depolarisasi membran yang harus dicapai agar neuron dapat menembakkan impuls saraf. Berdasarkan hukum "semua atau tidak sama sekali" (all-or-none law), jika stimulus tidak mencapai ambang ini, tidak akan ada impuls saraf yang dihasilkan; namun jika ambang terlampaui, impuls akan ditembakkan dengan kekuatan penuh.
Besarnya ambang eksitatori dapat bervariasi tergantung pada kondisi fisiologis neuron dan keberadaan zat kimia tertentu di sekitarnya. Dalam psikofisik, konsep ini juga relevan untuk menentukan intensitas rangsangan fisik terkecil yang bisa dirasakan secara sadar oleh indra manusia. Pemahaman tentang ambang ini penting untuk menjelaskan bagaimana saraf merespons tekanan, cahaya, atau suara.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Bear, M. F., et al. (2020). Neuroscience: Exploring the Brain.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.